Analisa Kulit

Mulai Analisa Kulit

6 Cara Menentukan Harga Jual Dropship untuk Pemula

blog
Setiap dropshipper pasti menginginkan keuntungan agar bisnisnya dapat terus berjalan. Untuk mendapatkannya, kamu perlu menentukan harga jual dropship dengan mempertimbangkan daya beli agar keuntungan yang didapat bisa maksimal. Menentukan harga jual dropship memang tidak mudah. Sebab, jika kamu memberikan harga yang terlalu tinggi maka akan berakibat pada berkurangnya penjualan. Jumlah pembeli otomatis akan berkurang karena mereka berpikir toko kamu terlalu mahal. Namun, jika kamu memberikan harga terlalu murah, margin penjualan akan menjadi lebih rendah. Akibatnya kamu tidak bisa mendapatkan keuntungan. Oleh karena itu, kamu harus mengetahui cara menghitung harga jual sehingga bisa mengambil keuntungan dari bisnis dropship ini.

Begini Cara Menentukan Harga Jual Dropship

1. Harga Psikologis
Cara menentukan harga jual dropship yang paling sering dilakukan adalah dengan memainkan psikologis konsumen. Hal ini bertujuan agar mereka berpikir dan yakin bahwa kamu menawarkan barang dengan harga yang lebih murah. Misalnya, hydrating toner yang kamu jual dengan harga Rp189.999 akan terlihat lebih murah daripada harga Rp190.000. Padahal kedua angka tersebut memiliki nilai rupiah yang sama. Banyak pelaku bisnis yang memberikan label harga dengan angka seperti ini dan faktanya cara ini berhasil mempengaruhi konsumen untuk melakukan transaksi pembelian.
2. Markup Tetap
Cara menentukan harga jual dropship yang kedua adalah FMOC (Fixed Markup on Cost) alias penentuan harga markup tetap. Strategi ini dilakukan dengan menambahkan margin keuntungan dari harga asli produk. Misal, kamu ingin mendapat profit dengan markup 20% dan harga asli produknya adalah Rp100.000. Itu berarti besar keuntungan tetap per produknya adalah Rp100.000 x 20% = Rp20.000. Sehingga, nilai jual produk dropship yang diterapkan adalah Rp100.000 + Rp20.000 = Rp120.000.
3. Markup Berjenjang
Selain fixed markup price, ada juga strategi harga jual dropship dengan markup berjenjang. Strategi ini dimulai dengan menetapkan harga ketika kamu memiliki katalog produk yang bervariasi, mulai dari harga supplier bernilai rendah hingga tertinggi. Keuntungan terbesar tentu akan didapatkan dari produk dengan harga rendah. Misal, produk dengan harga asli di bawah Rp100.000 bisa kamu markup hingga 50%. Produk dengan harga asli di atas Rp100.000 kamu markup hangga 15%. Dengan begitu, margin atau keuntungan terbesar bisa berasal dari barang berharga beli yang lebih rendah.
4. MSRP (Manufacturer Suggested Retail Price)
Sesuai namanya, Manufacturer Suggested Retail Price adalah cara menentukan harga jual dropship dengan harga jual eceran yang disarankan oleh supplier. Kamu tidak perlu pusing memikirkan harga jual, cukup mengikuti nominal harga yang disarankan oleh supplier saja. Strategi ini juga sama menguntungkan dibanding yang lain karena membantu menjaga harga produk serta mencegah perang harga antar dropshipper.
5. Harga Diskon
Ternyata banyak dropshipper yang memberikan diskon besar, loh. Namun, harga tersebut dihitung dari penetapan harga tertinggi barang, sehingga meskipun memberikan potongan harga kamu tetap mendapatkan keuntungan. Contohnya, MRSP suatu produk skincare Rp100.000 dan kamu ingin memberikan diskon sebesar 10%. Maka, kamu harus memasang harga awal Rp130.000, setelah itu baru diberi diskon 10% agar tetap mendapatkan untung.
6. Harga Sesuai Ongkir
Ada juga dropshipper yang mematok harga produk mengikuti ongkos kirim. Taktik ini juga termasuk salah satu permainan psikologi yang membuat konsumen merasa tidak perlu membayar lebih untuk pengiriman. Misalnya harga lip cream yang kamu jual sebesar Rp20.000, ditambah ongkir Rp5.000. Kamu bisa menjual produk tadi seharga Rp30.000 tanpa ongkir. Nantinya kamu akan memperoleh untung sebesar 5 ribu rupiah. Strategi ini layak kamu coba karena hampir semua konsumen saat ini lebih senang berbelanja tanpa biaya ongkos kirim. Itulah beberapa cara menentukan harga jual dropship yang bisa kamu coba demi mendapatkan pendapatan lebih banyak. Kamu juga bisa memanfaatkan aplikasi RAENA untuk memudahkan bisnis dropship produk kecantikan yang kamu jalankan. Selain akses mudah ke 350+ brand populer, kamu juga bisa mendapatkan harga grosir sehingga untung jual yang kamu peroleh lebih maksimal. Bahkan, kamu bisa mendapatkan untung jual hingga Rp100.000 per produk. Yuk, daftar sebagai reseller atau dropshipper lewat RAENA sekarang!